RIKI SISWANTO

Berpacu menjadi yang terbaik

Blogroll

    free Backlink Auto Backlink ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free

Kerjasama Pertahanan Indonesia-Inggris

diposting oleh riki-s--fst09 pada 02 November 2012
di Macem Macem - 0 komentar

TEMPO.CO, London - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Inggris David Cameron menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di kantor sekaligus kediaman Cameron, di 10 Downing Street. Kerja sama yang disepakati itu adalah di bidang pertahanan, pendidikan, dan ekonomi kreatif.

Kerjasama Pertahanan Indonesia-Inggris



Kerja sama bidang pertahanan diteken Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Pertahanan Inggris Phillip Hammond, M.P. Kerja sama itu berupa bantuan peningkatan kapasitas bagi Tentara Nasional Indonesia di Pusat Studi Perdamaian dan Keamanan dalam bentuk peralatan audio visual untuk pelatihan bahasa, juga menyediakan kursus-kursus dan seminar bagi anggota pasukan perdamaian.

Bentuk kerja sama di bidang pertahanan lainnya berupa kontrak penjualan alat-alat pertahanan kepada angkatan udara, angkatan darat, dan angkatan laut Indonesia. Peralatan itu di antaranya peluru kendali starstreak, senapan sniper, kapal perang kecil multiguna (Multi Roles Light Frigate – MLRF), dan suku cadang untuk pesawat tempur Hawk 109/209.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Mari Elka Pangestu dengan Menteri Kebudayaan Komunikasi dan Industri Kreatif Inggris Ed Vaizey menandatangani kerja sama bidang ekonomi kreatif.

»Kesepakatan ini sangat penting karena Inggris merupakan salah satu rujukan bagi pengembangan industri kreatif di Indonesia," kata Mari Elka Pangestu.

Kemudian di bidang pendidikan diteken Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhammad Nuh dengan Menteri Negara Universitas dan Sains Inggris David Willets.

»Kami ingin mengembangkan studi mengenai Indonesia di universitas-universitas di Inggris, seperti di Exeter, SOAS, dan Oxford, agar para ahli-ahli Indonesia asal Inggris akan lebih banyak," ujar Muhammad Nuh. Selain itu, ada beasiswa studi di Inggris untuk 150 mahasiwa Indonesia per tahun yang melengkapi beasiswa DIKTI.

Ketiga penandatanganan MOU oleh para menteri dari Indonesia dan Inggris ini disaksikan langsung oleh Presiden SBY dan Perdana Menteri David Cameron.

VISHNU JUWONO (LONDON) Yahoo

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :